Plagiarism Policy
Dewan Redaksi EDUREKSA: Journal of Educational Research and Scholarly Advancement menyadari bahwa plagiarisme tidak dapat diterima dan oleh karena itu menetapkan kebijakan berikut yang menyatakan tindakan spesifik (sanksi) bila plagiarisme diidentifikasi dalam naskah yang diajukan untuk publikasi.
1. Pemeriksaan Plagiarisme
Setiap naskah yang masuk ke EDUREKSA akan diperiksa orisinalitasnya menggunakan perangkat lunak Turnitin atau Ithenticate. Jurnal menetapkan ambang batas kesamaan (similarity index) maksimal sebesar 20%.
2. Bentuk Plagiarisme yang Dilarang:
- Plagiarisme Langsung: Menyalin kata demi kata dari karya orang lain tanpa kutipan yang jelas.
- Self-Plagiarism (Auto-plagiarism): Menggunakan kembali porsi signifikan dari karya sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa referensi yang layak.
- Parafrase yang Tidak Tepat: Mengubah beberapa kata atau urutan kalimat namun tetap mempertahankan esensi pemikiran orang lain tanpa sumber.
- Plagiarisme Mosaik: Menggabungkan berbagai sumber menjadi satu naskah tanpa memberikan atribusi pada penulis asli.
3. Tindakan dan Sanksi
Jika ditemukan unsur plagiarisme dalam proses penelaahan, redaksi akan mengambil tindakan berdasarkan tingkat kesamaan yang ditemukan:
| Tingkat Kesamaan | Tindakan Editorial |
|---|---|
| < 20% | Naskah dapat dilanjutkan ke tahap review (mungkin dengan catatan perbaikan minor). |
| 21% - 40% | Naskah dikembalikan ke penulis untuk revisi total pada bagian yang terindikasi plagiasi. |
| > 40% | Penolakan Otomatis (Reject). Naskah tidak akan diproses lebih lanjut. |
Penulis bertanggung jawab penuh atas isi naskah yang dikirimkan. EDUREKSA menyarankan penulis untuk melakukan pemeriksaan mandiri sebelum mengirimkan naskah ke sistem OJS kami.